Kamis, 14 Agustus 2014

Mendaki Gunung Fuji, Puncak Tertinggi di Jepang


Dua Pendaki di Gunung Fuji, Jepang. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Menuju Kawaguchiko 5th Station 

Pagi itu saya antusias sekali, meskipun beberapa hari sebelumnya Tokyo di guyur hujan. Saya tidak mau menyia-nyiakan perjalanan pertama saya ke Jepang kali ini. Setelah menyiapan perlengkapan dan bekal beberapa potong kue dan perlengkapan fotografi di backpack saya malam. Saya berangkat dari penginapan pukul 6 pagi untuk menuju stasiun bus di Shinjuku dari Akasaka untuk mengejar bus yang berangkat pukul 7:40. Kita dapat melakukan reservasi secara online di www.highwaybus.com. Meski sesampainya di Shinjuku ada beberapa bus provider yang melayani perjalanan dari Shinjuku ke 5th Station, dimana titik pendakian Gunung Fuji di mulai. Kawaguchiko 5th Station juga dikenal dengan nama Fuji Subaru Line 5th Station atau Yoshidaguchi 5th Station.

Loket Terminal Bus Shinjuku, Tokyo. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Suasana Terminal Bus Shinjuku, Tokyo. Foto Kredit - Carl Fakaruddin 2014
Sesampainya di Shinjuku Bus Station, saya segera membeli tiket seharga 2700 Yen (1 Yen = 120 Rupiah saat itu), dengan lama perjalanan sekitar 2 jam. Bus nya sangat nyaman dan tepat waktu. Beberapa menit sebelumnya kita harus sudah mengantri untuk memasuki bus.  Serunya menikmati perjalanan darat dari Shinjuku ke luar kota Tokyo. Di dalam kota Tokyo, saya melewati jalan layang yang bertingkat 2-3. Hampir tidak ada kemacetan di Minggu pagi. Begitu keluar kota Tokyo saya disuguhi pemandangan berbukit-bukit dan hijau. Hampir tidak ada pegunungan yang gundul di Jepang. Orang Jepang sepertinya sudah belajar berdamai dengan alam meskipun mereka hidup di daerah dengan tingkat bencana alam cukup tinggi seperti gempa dan taifun.

Suasana di dalam bus menuju 5th Station. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Setelah sekitar satu jam perjalanan, bus pun berhenti ditempat pemberhentian bus. Mereka mempersilakan para penumpang untuk istirahat sejenak 5-10 menit, pergi ke toilet atau merenggangkan kaki. Perjalananpun dilanjutkan menuju 5th Station. Saya sangat suka infrastruktur jalan raya disini, hampir tidak saya temui jalan bergelombang apalagi berlubang! 
Pemandangan hijau dari dalam bus. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Rest Area menuju 5th Station. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2104
Fuji Subaru Line 5th Station

Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, akhirnya sampai juga di Fuji Subaru Line 5th Station yang terletak di ketinggian 2300 meter diatas muka air laut.. Disini terdapat beberapa restaurant, toko souvenir, loker penitipan tas, tempat penyewaan perlengkapan naik gunung dan berkemah. Jadi tidak perlu khawatir jika kita tidak membawa perlengkapan untuk naik ke puncak Gunung Fuji yang setinggi 3776 meter diatas permukaan air laut ini. Suasana yang berkabut membuat saya tidak bisa melihat puncak Gunung Fuji pagi itu. Karena bangun dini hari dan tidak sempat sarapan saya memutuskan makan dulu sebelum mendaki. Disini juga terdapat penyewaan  kuda untuk naik ke atas tapi mahal sekali.

Fuji Subaru Line 5th Station. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Untuk mencapai puncak Gunung Fuji kita dapat memulai dari beberapa titik. Fuji Subaru Line 5th Station adalah pintu masuk Yoshida Trail. Semua informasi jalur treking bisa kita dapatkan dengan gratis disini, banyak brosur berisi informasi tentang pendakian, jumlah station sampai puncak dan jarak antar station. Untuk mendaki Gunung Fuji melewati Yoshida Trail tidaklah sukar, meskipun saya juga kelelahan. Jalur pendakian sudah ditata dengan baik tidak seperti pendakian di gunung-gunung di Indonesia.
Peta pendakian Gunung Fuji. Sumber www.japan-guide.com
Suasana di Fuji Subaru Line 5th Station. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Pendakian dimulai!!!

Selamat Datang di Gunung Fuji. 
Saya mengenakan celana pendek, kaos dan sepatu Asics yang nyaman untuk treking pagi itu. Hari minggu itu cukup ramai, banyak rombongan anak-anak sekolah, keluarga dan grup lari. Saya salut buat para runners yang naik ke atas puncak lalu turun lagi. Jadi teringat waktu ikut Bromo Marathon tahun lalu. Jalur treking ada yang berbatu dan berpasir. Disini saya juga menemui endapan gleiser. Meskipun berkabut semangat saya tetap tinggi untuk mendaki!

Trek pendakian Gunung Fuji. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014 
Viva runners. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Mum and her daughter. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
6th Station Yoshida Trail. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Berkuda di Gunung Fuji. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Karena kabut semakin tebal, maka saya memutuskan untuk berhenti ditengah perjalanan menuju ke 7th Station, selain sudah kehabisan tenaga. Malu juga sama anak kecil yang mendaki ke atas. Untuk mencapai puncak dibutuhan waktu 3-5 jam, demikian juga untuk turun kembali. Sayapun kemudian turun ke 5th Station dan berbelanja banyak oleh-oleh di toko souvenir dan mengejar bus yang sekitar jam 3 sore. Karyawan tokonya pun ada yang bisa bahasa Indonesia. Saat foto-foto disekitar tokopun banyak saya jumpai beberapa keluarga berlogat Jawa dan berbahasa Indonesia disini. I am not alone!!!
Yoshida Trail. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Kuil Komitake

Kuil ini terletak dibelakang toko souvenir.  Kuil ini sangat bersih dan terawat. Nampak beberapa orang sedang bersembahyang di kuil ini. Disamping kuil terdapat menara pandang dan teropong untuk melihat puncak Gunung Fuji. Karena siang itu berkabut makan saya tidak bisa melihat Puncak Fuji dengan jelas.
Kuil Komitake. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Kuil Komitake. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Kuil Komitake. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Pemandangan Gunung Fuji dari Kuil Komitake. Foto kredit - Carl Fakaruddin 2014
Perjalanpun dilanjutkan dengan kembali ke Tokyo naik bus. Saya langsung membeli tiket bus di lokasi. Saya sarankan untuk membeli tiket bus dua jam sebelum keberangkatan. Karena jika kita membeli mendekati jadwal berangkat sering sudah habis. Apalagi kalau bebergian bersama keluarga/rombongan.

7 komentar:

Cumilebay MazToro mengatakan...

Pake celan apendek ngak kedinginan ???? kayak nya bisa mengigil :-(

Carl Fakaruddin mengatakan...

kagak donk, kayaknya lbh mengigil kl pake kostum kebesaran ente.. makasih sudah berkunjung om cumi

Agung Ristiana mengatakan...

sekedar berbagi informasi..
"7 pekerjaan yang cocok untuk pendaki gunung"
http://goo.gl/GRiJPp

Razi Aziarina mengatakan...

bagaimana cara book penginapan di gunung fuji?

Pin Putra mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Pin Putra mengatakan...

keren banget mas tulisanya dan foto - foto yang di share disini , jadi punya keinginan bisa traveling kesana , boleh saya izi cantumkan dan tulis ulang di blog saya ??
Travel-aja.com
terimakasih

Angga Karta mengatakan...

Selamat pagi mas, saya bole minta info nya gak buat naik ke fuji ? di situ kan pendakian dari 5 th station kalau misalnya ke danau kawaguchi dulu baru ke fuji bagaimana yaa transportasi nya ? jadi shinjuku ke kawaguchi terus kawaguchi ke fuji baru ke shinjuku.

terus pertanyaan kedua apakah bole ngecamp di basecamp fuji atau klo gak bole hotel murah dimana yaa ?

dan yang terakhir untuk biaya tiket masuk ke fuji berapa yaa ?
terima kasih banyak perhatiaannya